BuletinNusantara.Online

Denpasar – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Denpasar kembali melaksanakan patroli perairan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan hukum Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026).

Patroli tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kasat Polairud Polresta Denpasar Kompol Wiastu Andri Prajitno, S.H., dalam rangka meningkatkan pengawasan serta memastikan aktivitas masyarakat dan lalu lintas kapal di wilayah perairan berlangsung aman dan tertib.

Patroli menggunakan kapal Lumba-lumba XI-1014 yang dipimpin Danpal Aipda I Wayan Eka Suartama, Kapal patroli bergerak dari Pelabuhan Benoa menyusuri perairan Tanjung Benoa, perairan Nusa Dua hingga kawasan Serangan. Personel melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, keramaian di perairan serta kapal-kapal yang keluar masuk kawasan Pelabuhan Benoa.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan patroli perairan merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk memastikan keamanan aktivitas masyarakat sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah perairan.

“Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan situasi perairan tetap aman dan kondusif. Selain memantau aktivitas masyarakat dan pergerakan kapal, personel juga memberikan imbauan keselamatan kepada nelayan dan pemancing agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, personel mengimbau para nelayan dan pemancing untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG, mengingat kondisi cuaca di laut dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat yang beraktivitas di perairan juga diminta selalu membawa perlengkapan keselamatan dan mengutamakan keselamatan diri.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengingatkan para nelayan dan pemancing untuk selalu mengecek kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan dan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambah Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Selain aspek keselamatan, personel juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas secara situasional, termasuk memastikan kelengkapan dan dokumen kapal. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan guna mencegah kemungkinan penyelundupan maupun masuknya barang-barang terlarang melalui jalur perairan.

Patroli juga diarahkan untuk memberikan perhatian terhadap kapal-kapal yang keluar maupun masuk Pelabuhan Benoa guna memastikan aktivitas pelayaran berjalan dengan tertib dan aman.

(*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *