BuletinNusantara.Online

DENPASAR, BALI — Semangat jiwa korsa dan solidaritas tinggi di tunjukkan oleh jajaran Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah Bali bersama Satuan Bares Bali. Usai menyelesaikan Pendidikan Kader Bela Negara di Rindam IX/Udayana selama 3 hari 3 malam, rasa lelah fisik tak menyurutkan niat mereka untuk langsung turun tangan memberikan aksi kemanusiaan, 24/09/2026

Di tengah perjalanan pulang menuju kediaman masing-masing, tim menerima informasi bahwa salah satu rekan Kader Bela Negara mengalami musibah kecelakaan lalu lintas di kawasan Kerobokan, Badung. Tanpa berpikir panjang, Ketua MADA LMP Bali, I Kadek Subagiana, memimpin langsung aksi tanggap darurat bersama enam personel gabungan untuk mengawal penanganan korban dari awal hingga tuntas.

Aksi kemanusiaan ini melibatkan enam personel kader, antara lain:

  1. I Kadek Subagiana (Ketua LMP MADA Bali)
  2. Solmet Rescue (LMP Bali)
  3. Bang Jack (Provost LMP Bali)
  4. David (Brigade LMP Bali)
  5. Cahyo (Anggota LMP Bali)
  6. Bambang MasUkin & Hadi (Bares Bali)

Solmet Team Rescue LMP Mengatakan, Korban adalah rekan kami saat pendidikan kader bela negara di rindam IX Udayana Tabanan, Korban Masih menggunakan Pakaian lengkap Siswa Kader Bela Negara atas nama Dinar Leni, dalam pendidikan ini yang bersangkutan adalah utusan dari organisasi PEKAT, ada di Kompi 1 Peleton 1 satu peleton dengan ketua LMP I Kadek Subagiana, “Ujarnya.

Dinar Leni mengalami kecelakaan saat sepulang dari pelatihan, yang bersangkutan mengaku mengalami ngantuk berat sehingga mengalami micro slip hingga terjadi kecelakaan dan mengalami geser tulang bahu tangan kanan yang selanjutnya di rawat secara tradidional oleh salah satu sangkal putung di area klungkung, sedangkan lawan lakanya mengalami patah tulang di jari klingking yang dirawat di RS Bali Mandara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,”Imbuhnya.

Dinar Leni mengungkapkan rasa terima kasih uang mendalam kepada semua rekan yang telah membantunya saat terjadi musibah, baik kepada rekan yang membantu secara langsung, Utamnya kepada Ketua Laskar Merah Putih yang telah membantu layanan ambulance gratis dan membantu besama teamnya pula, Juga kepada rekan dari BARES serta rekan rekan dari kader bela negara tanpa terkecuali dan tanpa bisa di ungkapkan dengan kata kata. “Ungkapnya.

Proses penanganan di lakukan secara terpadu melalui pembagian tugas (system floating duty) yang sistematis. Tim LMP mengerahkan ambulans gratis dan pendampingan penuh mulai dari pertolongan pertama di Puskesmas, di lanjutkan pengawalan medis menuju sangkal putung di wilayah Klungkung, hingga mengantar korban kembali dengan selamat ke kediamannya di kawasan Pemogan, Denpasar. Sementara itu, jajaran Bares Bali di bawah koordinasi Om Bambang MasUkin fokus mengurus dan mengamankan penanganan barang bukti kendaraan korban hingga seluruh proses administratif selesai.

Ketua LMP Bali, I Kadek Subagiana, menegaskan bahwa nilai-nilai yang didapat selama Pendidikan Bela Negara harus langsung di implementasikan dalam kehidupan nyata, terutama dalam merespons kondisi darurat sesama warga.

“Lelah bukan sebuah alasan untuk membantu sesama. Kami bergerak dengan sistem bagi tugas—LMP memfasilitasi armada ambulans dan pendampingan tim hingga ke Klungkung dan kembali ke Pemogan secara gratis, sementara rekan Bares membantu pengurusan barang bukti kendaraan. Harapan kami, segala urusan korban berjalan lancar, cepat, dan tepat. Semoga sedikit bantuan ini bermanfaat dan menjadi bukti nyata kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar I Kadek Subagiana.

Aksi tanggap cepat ini menjadi cermin komitmen Laskar Merah Putih Bali dan Bares Bali dalam menjaga persatuan, jiwa korsa, serta dedikasi tanpa batas bagi masyarakat Bali.

(*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *