BuletinNusantara.Online


DENPASAR,. — Bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan di tunjukkan oleh para relawan dari POC, TSB, dan DRS. Melalui sinergi dan koordinasi yang solid, gabungan relawan ini turun tangan membantu penanganan serangkaian insiden darurat yang terjadi secara beruntun di wilayah Denpasar. 18/08/2026.


1. Penanganan Kebakaran Pemukiman (Jl. Teuku Umar Barat)

Insiden di awali dengan peristiwa kebakaran yang menimpa sebuah rumah tinggal dan area kos-kosan di Jl. Teuku Umar, Gg. Marlboro XIII.

Menerima informasi tersebut, para relawan langsung bergerak ke lokasi dan membagi tugas dengan cermat:

  • Pengaturan Jalan & Clear Up: Membuka dan mengamankan jalur akses agar armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dapat masuk dan bekerja secara optimal.
  • Koordinasi Lapangan: Berkomunikasi aktif dengan tim damkar serta warga sekitar guna memastikan proses pemadaman berjalan lancar dan terkendali.

2. Penanganan Kecelakaan Tunggal (Jl. Imam Bonjol)

Tepat setelah penanganan kebakaran selesai, pada saat yang bersamaan terjadi insiden kecelakaan tunggal di Jl. Imam Bonjol. Relawan yang berada di lokasi langsung bertindak cepat (fast response) dengan pembagian peran:

  • Pengaturan Lalu Lintas: Mencegah kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
  • Pengamanan Lokasi & Barang Bukti (BB): Memastikan area TKP aman dari gangguan.
  • Pertolongan Pertama (P3K): Memberikan penanganan awal kepada korban sebelum di evakuasi oleh Team Ambulans PMI ke RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah) untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

3. Respon Cepat Insiden Kecelakaan Maut (Simpang Six / Simpang Enam Denpasar Barat)

Usai merampungkan evakuasi korban kecelakaan pertama, para relawan beristirahat di sebuah warung angkringan. Namun, sebelum sempat menikmati kopi hangat yang baru saja di pesan, panggilan darurat kembali terdengar melalui frekuensi radio mengenai insiden kecelakaan di Simpang Enam, Denpasar Barat.

Tanpa ragu, para relawan meninggalkan pesanan mereka dan langsung meluncur ke TKP. Di lokasi kejadian, korban di temukan tergeletak dalam kondisi cukup parah. Di bawah panduan tenaga medis PMI, relawan kembali berbagi tugas:

  • Membantu tindakan medis awal bersama tim PMI.
  • Membuka arus lalu lintas dan mengamankan tempat kejadian perkara (clear up TKP).
  • Membantu proses evakuasi korban ke RSUP Prof. Ngoerah.

Meski upaya maksimal telah dilakukan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat mendapat penanganan di RSUP Prof. Ngoerah.

Tidak berhenti di sana, gabungan relawan (POC, TSB, DRS) tetap mengawal penanganan pasca-kejadian hingga tuntas dengan:

  • Mencari dan menghubungi pihak keluarga korban.
  • Menghubungi Pihak Vendor dari salah satu aplikasi ojol, mengingat salah satu korban driver ojol.
  • Mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada dilokasi.
  • Berkoordinasi dengan Team Zebra (Kepolisian) untuk penanganan hukum dan administrasi lebih lanjut.

Penutup

Seluruh rangkaian penanganan darurat baru benar-benar di nyatakan kondusif setelah di tangani oleh pihak berwenang. Pada pukul 03.00 WITA, barisan relawan secara resmi dibubarkan untuk kembali beristirahat di rumah masing-masing.

Aksi marathon ini menjadi bukti nyata kesolidan, dedikasi, dan sinergi tanpa lelah dari relawan POC, TSB, dan DRS demi kemanusiaan serta keselamatan warga Denpasar.

Himbauan:

Di imbau kepada masyarakat untuk selalu hati hati dan waspada pada saat : Meninggalkan rumah pastikan tidak menyalakan kompor dan memastikan jalur kelistrikan aman untuk antisipasi terjadinya kebakaran, Saat berkendara di malam hari lebih tingkatkan lagi kewaspadaan dalam berkendara, gunakan helm dan ikuti aturan lalu lintas dengan baik dan benar.

Harapan:

Berharap hal serupa tidak terjadi kembali. (*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *